Makanan Yang Harus Dikonsumsi Di Kyoto, Jepang – Ibukota lama Jepang, Kyoto, mungkin adalah salah satu kota paling memesona di dunia. Ini secara unik menggabungkan arsitektur kuno kekaisaran Jepang dengan sifat spiritual dari kuil dan kuilnya. Beberapa bahkan menyebutnya ‘Kota Kuil’ Jepang.

Kyoto adalah rumah bagi banyak biara Buddha kuno, kuil, istana, taman Zen, kuil, dll. Tradisi makanan Kyoto, seperti tradisi makan kaiseki formal dan upacara minum teh tradisional juga terkenal di seluruh dunia.

Makanan Yang Harus Dikonsumsi Di Kyoto, Jepang

Saat berada di Kyoto, Anda harus mencoba berbagai macam makanan yang dijual di pasar, kios kaki lima, toko kuil, dan restoran. Baik itu masakan tahu, olahan vegetarian, atau kelezatan makanan laut yang Anda cari, versi lezatnya pasti dapat ditemukan di Kyoto. Datang dan lihat daftar makanan wajib coba di Kyoto, Jepang.

 Yudofu (tahu dimasak dengan kuah panas)

Karena kualitas air yang tinggi di Kyoto, tradisi pembuatan tahu mereka sudah ada sejak berabad-abad yang lalu. Tahu lembut dan lembut yang dihasilkan sangat ideal untuk membuat Ochazuke adalah hidangan Jepang yang sangat sederhana yang dibuat dengan sisa nasi rebus yang dituang teh panas. Beberapa variasi Ochazuke juga disajikan dengan berbagai pelengkap dan topping seperti wasabi, acar, biji wijen, rumput laut, dll. Ochazuke adalah camilan malam yang sangat populer di rumah tangga Kyoto dan disajikan di akhir makan di bar dan restoran.Kyoto.

Hidangan vegetarian ini hanya terdiri dari tahu yang ditambahkan ke kaldu rumput laut panas. Hidangan ini disajikan dengan berbagai saus dan cukup membuat ketagihan. Yudofu tinggi protein dan rendah kalori, dan merupakan pilihan yang sangat sehat. Ditemukan di sebagian besar restoran di Kyoto, yudofu sulit untuk dilewatkan!

Yuba (kulit tahu)

Yuba adalah kulit tipis dan halus yang terbentuk di permukaan susu kedelai saat direbus. Lapisan atas ini dibuang dan dimakan segar atau dikeringkan. Yuba adalah makanan lezat, terutama di Kyoto, di mana ia merupakan bagian penting dari bahan yang digunakan dalam menyiapkan makanan untuk para biksu di kuil Zen. Itu dimakan mentah, digoreng, direbus seperti mie, atau bahkan direbus dalam sup. Dimakan dengan cara apa pun, itu enak dan sehat. Di Kyoto, sudah tersedia dalam berbagai bentuk di restoran dan toko.

Ochazuke

Ochazuke adalah hidangan Jepang yang sangat sederhana yang dibuat dengan sisa nasi rebus yang dituang teh panas. Beberapa variasi Ochazuke juga disajikan dengan berbagai pelengkap dan topping seperti wasabi, acar, biji wijen, rumput laut, dll. Ochazuke adalah camilan malam yang sangat populer di rumah tangga Kyoto dan disajikan di akhir makan di bar dan restoran.

Kamo Nanban

Kamo Nanban adalah hidangan musim dingin yang populer di Kyoto. Itu terbuat dari mie soba panas (mie soba) atau udon (mie gandum) dalam kaldu daging bebek dan bawang yang beraroma. Jenis daging dan sayuran lain juga sering ditambahkan ke dalamnya untuk memberi lapisan tambahan rasa. Sebagian besar restoran memiliki versi khusus Kamo Nanban yang disajikan untuk para tamu di bulan-bulan musim dingin.

Nishin Soba

Nishin Soba adalah salah satu hidangan tertua dan paling spesial di Kyoto. Penciptaannya kembali berabad-abad dan dinikmati oleh penduduk lokal dan turis. Sederhananya, Nishin Soba adalah sepotong ikan haring manis dan asin yang ditempatkan di atas mie soba (gandum) yang direbus dalam kaldu panas, dan dibumbui dengan kecap, rumput laut, dan serpihan ikan kering (bonito). Nishin Soba tersedia di sebagian besar restoran soba di Kyoto.

Makanan Yang Harus Dikonsumsi Di Kyoto, Jepang

Tempura Hamo

Makanan khas daerah Kansai, Hamo adalah sejenis belut bergigi belati yang hidup di laut sekitar bagian tengah dan selatan Jepang. Di Kyoto, Hamo adalah makanan khas musim panas yang disajikan dalam berbagai cara diasinkan, tempura, atau sebagai sashimi. Hamo Tempura lembut dan lezat, dan paling enak dinikmati dengan bir dingin. Ini mudah tersedia di banyak toko di pasar Nishiki di Kyoto serta restoran dan bar.